Tapping School untuk Peningkatan Produksi

Tapping School untuk Peningkatan Produksi
Manajer Unit Bergen Nurwibowo berbaur bersama peserta Tapping School © IL

LAMPUNGSELATAN —-- Puluhan karyawan penyadap Afdeling Kalinda Unit Bergen berkumpul di Stasiun Tangki Lateks (STL) yang berada di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (5/12/2019).

Tepat pukul 10.00, Asisten SDM & Umum Ferdi mengajak karyawan agar mendekati STL untuk bersama-sama mengikuti kegiatan Tapping School.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang diadakan mulai dari Afdeling I- IV Unit Bergen.

Tak lama berselang ia memberikan komando dengan ucapan.. Semangat

Pagii..!!! Pagi, Pagi, Pagi jawab puluhan penyadap dengan semangat.

PTPN...? Sinergi, Integritas, Profresional jawab para penyadap dengan gerakan tangan mengenggam, telapak tangan kanan didada dan terakhir kepalan tangan kedepan.

PTPN VII..? SIPro, SIPro, SIPro. Unit Bergen..? Yess.

"Bapak-bapak saya kumpulkan disini untuk mengrefres kemampuan teknis penyadapan, terkadang dengan rutin nitas kita setiap hari terkadang lupa akan teknis penyadapan yang baik sesuai dengan standar Operasional Prosedur (SOP)," kata .Manajer Unit Bergen Nurwibowo saat membuka kegiatan, Kamis (5-12-2019)

Menurutnya, ada dua hal penting pada tapping school ini, pertama peningkatan produksi dan mempertahankan secara konsisten, dan berkesinambungan produksi sesuai dengan umur ekonomi pohon.

Ia menegaskan, umur ekonomis yang singkat disebabkan kesalahan pada penyadapan. Ini bukan hanya merugikan perusahaan, namun bisa merusak keberlangsungan perusahaan. Dampaknya para karyawan yang menanggung.

Ia meminta kepada semua pekerja, agar dapat memperhatikan benar apa yang diterangkan oleh Asisten Tanaman. Seperti tehnik penyadapan harus sesuai dengan SOP.

Nurwibowo menjelaskan, penyadapan yang baik pada pukul 5-8 pagi, semakin pagi maka semakin baik karena getah yang akan keluar semakin banyak.

Untuk kedalaman sadap juga harus diperhatikan. Kedalaman penyadapan yang benar adalah 1-1,5 mm dari kambium agar tidak merusak kulit dan terkena kambium.

Sementara, Asisen Tanaman Afdeling III Unit Bergen Tankasen Pinem menambahkan keterangan untuk kemiringan bidang sadap dengan pola alur sadap 30 derajat untuk tanaman muda dan 45 derajat tanaman berumur 15 tahun keatas.

Kemiringan bidang sadap ini tegak lurus dengan posisi pembuluh lateks yang condong ke kanan membentuk sudut 3,7° dari tegakan tanaman, tutupnya.

Kegiatan yang dihadiri ditutup dengan praktek menyadap yang dicontoh Tankasen Pinem kemudian diikuti para peserta tapping school.(rls)

Pilih Bangga Bangga 100%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu