Yussy Akmal Berbagi Tips Wira Usaha

Yussy Akmal Berbagi Tips Wira Usaha
Yussy Akmal saat memberikan materi pada puluhan purnakarya PTPN VII© IL

BANDARLAMPUNG---Yussy Akmal, enterpreneur kuliner owner Yussy Akmal Bread and Cake berbagi tips kepada puluhan karyawan PTPN VII. Sharing session itu disampaikan pada Pelatihan Kewira Usahaan yang digelar di GSG PTPN VII, Bandar Lampung, Senin (25/11/19).

Ada lima tips yang disarankan perempuan enerjik ini kepada peserta dari karyawan yang menjelang pensiun. Ia menyebut, setiap produk yang akan kita produksi harus memastikan pasarnya. Kedua, apapun produk yang akan dibuat harus memiliki differensiasi alias pembeda dari produk sejenis. Perbedaan itu, kata dia, bisa dari berbagai segi. “Misalnya bentuknya unik, rasanya beda, atau bahan bakunya lain,” kata dia.

Ketiga, kata wanita pemilik hak cipta atas produk kue pie pisang ini, memasarkan produk dengan serius. Keseriusan, kata dia, bukan sekadar ngotot, tetapi juga kreatif.

Keempat, menurut Yussy, adalah mengikuti tren. Tren yang dimaksud, bukan mencontek para pendahulu untuk kemudian hanya meniru, tetapi kreativitas dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. “Di zaman online seperti sekarang ini, kalau kita bertahan dengan menunggu dagangan di kios tanpa memanfaatkan teknologi, tidak akan berkembang,” kata dia.

Dan kelima, kata dia, setiap produk yang akan dibuat harus terus melakukan inovasi. Inovasi, tambah dia, adalah pengayaan dari apa yang ada saat ini. Inovasi harus dilakukan terus menerus, tidak harus selalu pada produknya, tetapi bisa dari kemasannya, cara pemasarannya, dan tambahan layanan lainnya.

Tips berikutnya, Yussy yang sudah lebih 20 tahun menekuni bidang ini menguatkan peserta pelatihan untuk memegang amanah. Setiap usaha yang dilakukan, baik consumers good maupun jasa, harus bisa dipercaya.

“Dan yang harus menjadi pegangan kita ketika akan membuka usaha, jangan tinggalkan Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Libatkan Dia dalam setiap usaha kita. Caranya, tentu saja harus laksanakan perintahnya, lalu kita minta atau berdoa. Yakinkan bahwa usaha kita akan berhasil,” kata dia.

Pada pelatihan ini, Yussy Akmal menyampaikan materi dengan tema mengembangkan usaha kecil kreatif dan berdaya saing.

Interprener pengusaha kue pai pisang yang memulai usaha sejak 1992 itu telah memiliki 5 outlet di beberapa tempat di Bandar Lampung. Sebagai tambahan tips, ia mengimbau agar tidak banyak membahas risiko ketika hendak memulai usaha. “Setiap orang mempunyai jatah gagal. Maka habiskan jatah gagal untuk mencapai sebuah keberhasilan,” tegasnya.

Yussy Akmal berikan materi
Yussy Akmal berikan materi pada pelatihan kewirausahaan

Yussy Berjaya

Di sela kesibukannya, Yussy Akmal menyempatkan mewakafkan kreativitasnya kepada khalayak luas. Ia mengaku sedang menjalankan program “Yussy Berjaya dan Dapur Berjaya” sebagai bentuk konkret membantu para calon dan pengusaha kecil yang ingin mengembangkan usahanya.

Program Yussy Berjaya UMKM adalah ikhtiar Yussy untuk memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan usaha. Sedangkan Dapur Berjaya adalah memberikan peralatan, permodalan, dan untuk pemasaran dapat bermitra dengan menitipkan produk di outlet Yussy Akmal.

“Kami punya puluhan mitra usaha. Mereka kami berikan pelatihan, permodalah sampai dengan memasarkan produk yang dihasilkan dan merupakan UMKM yang ada di Lampung,” kata dia.

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu