Melancung KM Telok Betong di Pelabuhan Panjang

Melancung KM Telok Betong di Pelabuhan Panjang
KM Telok Betong saat diuji coba © IL

BANDAR LAMPUNG (Ijilampung)---Awan tipis menahan sinar matahari yang memaksa menembus Terminal B, Pelabuhan Panjang, Rabu, 31 Juli 2019. Di latar jembar itu, ratusan orang terlihat fokus kepada stage yang berada di tengah. Di atas panggung 3x4 meter setinggi 50 senti itu, ada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, GM IPC Panjang Drajat Sulistyo, dan beberapa tokoh birokrat lainnya.

Tepat pukul 9:25, para pejabat utama itu menakan tombol di ujung tiang stainless. Dan, raungan sirine yang menggema menjadi pemandu sebelas kapal yang bersandar di dermaga itu untuk ikut membunyikan mega klaksonnya masing-masing. Prosesi pembunyian sirine itu menandai Apel Pencanangan Laut Bersih dan Peluncuran Kapal Pembersih Sampah milik PT Pelindo (IPC, Indonesian Port Corporation) Cabang Panjang.

Penekanan Sirine
GubernurLampungArinalDjunaidi, KapoldaLampungIrjenPurwadiArianto, GM IPCPanjangDrajatSulistyomenekansirinemenandaiApelPencananganLautBersihdanPeluncuranKapalPembersihSampah

“Dengan mengucap Bismillahirrohmaanirrohiim, Pencanangan Bersih laut dan operasional Kapal Pembersih Sampah KM Telok Betong milik PT Pelindo Panjang saya nyatakan diresmikan!” Kalimat sakral itu diucapkan Gubernur Arinal Djunaidi diiringi tepuk tangan hadirin.

Ombak laut Teluk Lampung hari itu tenang. Kapal SSI Privilege hitam sepanjang 200-an meter yang sandar di sisi kanan lokasi acara menjadi pagar pemandangan. Keberadaan perahu raksasa dari Galangan Majuro, Kepulauan Marshall, AS itu menjadi penanda Pelabuhan Panjang ini ada dalam orbit pelayaran dunia. Di pagar sebelah kiri, Kapal Bintang Sejahtera 8 yang ukurannya lebih kecil menjaga terpaan angin dari Selat Sunda.

Di tengah, KM Telok Betong Jakarta kombinasi warna oranye-hijau sepanjang 17,75 meter berbobot 30 ton itu bersandar. Sebaris dengan posisi “kapal pengantin” itu, ada Kapal Patkamla Pulau Sebesi, Kapal Basarnas, Kapal Patkamla Pulau Maitem, kapal TNI AL, Kapal Sea & Coast Guard milik IPC Panjang seperti menjadi pagar ayu. Dengan memecah kendi berisi air bening, Gubernur Arinal dan GM IPC Panjang Drajat Sulistyo menandai beroperasinya kapal.

KM Telok Betong
KM Telok Betong Kapal Pembersih Sampah milik PT Pelindo (IPC, Indonesian Port Corporation) Cabang Panjang

Laut Bersih

Bendera merah-putih terus berkibar di pucuk tiang yang terpancang di atas KM Telok Betong, saat diresmikan. Di tali pancang yang menegakkan tiang itu, 34 bendera negara lain dengan ukuran lebih kecil membentuk bangun piramid. Tak ada statemen tentang keberadaan bendera-bendera sahabat itu, tetapi makna yang tersirat adalah semangat untuk memperbaki kondisi bangsa harus terus berkibar.

Seiring itu, Gubernur Arinal dalam sambutannya menyatakan Lampung yang memiliki bentang pantai lebih dari seribu kilo meter sangat rawan pencemaran. Laut sebagai terminal akhir aliran sungai dan tempat aktivitas kemaritiman akan menjadi “keranjang” sampah dari semua jenis. Untuk itu, penanganan sampah yang mencemari laut harus menjadi perhatian serius.

“Kita harus bangga punya laut luas dengan garis pantai lebih seribu kilo meter dari Pantai Timur Tulangbawang sampai Pantai Barat di Kabupaten Pesisir Barat. Jika tidak diantisipasi, pencemaran laut dari sampah, ekosistem akan rusak. Maka, saya sangat apresiasi langkah Pelindo Panjang yang meluncurkan kapal pembersih sampah ini,” kata dia.

Arinal mengaku sudah mendapat komitmen kuat dari Kementerian Kordinator Kemaritiman dalam rangka pengembangan industri berbasis maritim di Lampung. Ia mengatakan, pengembangan Pelabuhan Panjang menjadi Pelabuhan Internasional dengan infrastruktur berkelas dunia sudah terwujud tahun ini. Dan hal itu akan mengundang industri derivat lainnya yang berbasis kemaritiman.

“Pelabuhan Panjang yang sudah menjadi Pelabuhan Internasional ini adalah tonggak awal yang amat monumental untuk pengembangan industri maritim di Lampung. Oleh karena itu, kita harus memiliki kepedulian untuk merawat dan melestarikan laut kita agar tetap bersih dan lestari. Supaya industi lain bisa segera masuk,” kata dia.

Peresmian Kapal
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, GM IPC Panjang Drajat Sulistyo saat menaiki KM Telok Betong

Mengenai keberadaan Kapal Pembersih Sampah KM Telok Betong, General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo mengatakan, ini adalah fasilitas baru di Pelabuhan Panjang. Kehadiran kapal yang dilengkapi feeder coveyor penjaring sampah terapung di bagian depannya itu akan menggantikan armada kapal pembersih sampah yang selama ini disokong oleh vendor.

“Selama ini, pembersihan sampah di area Pelabuhan Panjang ini dilakukan oleh vendor atau pihak ketiga. Kapal yang digunakan juga bukan kapal khusus, melainkan kapal biasa dengan peralatan manual. Nah, sekarang kita punya kapal ini bisa lebih efektif,” kata dia.

Setelah resmi dioperasikan, KM Telok Betong ini akan beroperasi patroli sampah di seluruh area pelabuhan. Tujuan utamanya adalah untuk membersihkan semua sampah imbas dari operasional pelabuhan dan kapal-kapal yang beraktivitas.

“Jasa yang kami jual kepada klien itu kan fasilitas sandar kapal dengan berbagai infrastrukturnya, baik yang di darat maupun di laut. Nah, sebagai penjual jasa, kami harus menciptakan lingkungan kerja yang bersih. Makanya, kapal pembersih sampah ini sangat urgen,” kata dia.

Menanggapi statemen gubernur, Drajat mengaku siap mendukung dan membantu Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam program menjaga laut bersih. Kapal Telok Betong milik IPC Panjang ini, kata dia, jika dibutuhkan untuk program pembersihan kawasan laut di Lampung, pihaknya siap bekerja sama.

“Memang tugas utama KM Telok Betong ini adalah menjaga kebersihan di area pelabuhan. Tetapi, jika diperlukan untuk mendukung program Pemda, kami siap membantu. Tetapi, tentu saja harus menyesuaikan dengan kebutuhan kami. Sebab, sebagai pelabuhan internasional, aspek kebersihan menjadi salah satu prasyarat prioritas,” kata GM milenial ini. (SUDARMONO)

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 100%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu