Tim 10 KPS Way Seputih Raih Penghargaan Kalpataru Lampung Tengah 2019

Tim 10 KPS Way Seputih Raih Penghargaan Kalpataru Lampung Tengah 2019
Kepala Dinas KLH Lampung Tengah Drs. Genta Suri Muda memberikan piagam penghargaan kalpataru pada TIM 10 Way Seputih M.Nasihin© IL

LAMPUNG TENGAH (Ijilampung.com)---Bupati Lampung Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup memberikan Penghargaan Kalpataru kategori perintis lingkungan hidup tingkat Kabupaten Lampung Tengah kepada TIM 10 Komunikasi Peduli Sungai (KPS) Way Seputih kampung Konservasi Pekandangan, kecamatan Pubian, Jum’at (3/5/2019).

Penghargaan yang disampaikan kepada para pengurus TIM 10 KPS diadakan di kantor Dinas Lingkungan Hidup jalan Syeh Abdul Rohim Alholodi No.109, Gn. Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Genta Suri Muda mewakili Bupati Lampung Tengah dalam sambutanya mengatakan penghargaan sebagai apresiasi Kabupaten Lampung Tengah pada TIM 10 KPS Way Seputih yang telah ikut berpartisipasi dalam upaya penanganan dan aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah Hulu DAS Way Seputih, kata Genta Suri Muda.

Pemerintah kabupaten Lampung Tengah berharap dengan diraihnya Penghargaan Kalpataru ini, semoga TIM 10 KPS Way Seputih dapat menjadi vioner dan memovitasi masyarakat untuk melestarikan lingkungan hidup.

“TIM 10 Way Seputih untuk lebih giat lagi dala upaya-upaya melestarikan lingkungan hidup khususnya DAS Way Seputih” himbau Genta.

Tularkan ilmu dan pengalaman yang selama ini didapatkan kepada kepada orang lain dan mengajak kepada masyarakat luas. “Yang terpenting mulai dari diri sendiri lalu ketuk tularkan kepada masyarakat luas, pintnya.

Sementara Ketua TIM 10 KPS Way Seputih M.Nashini pada ijilampung.com menjelaskan TIM 10 KPS Way Seputih sejak awal berdiri pada tahun 2015 sampai dengan saat ini terus bergerak dan berkomitmen melakukan aksi-aksi nyata seperti menanam pohon secara rutin setiap 2 bulan 1 kali di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Seputih dengan bibit pohon kayu lokal, buah-buahan, pohon Aren dan Bambu untuk berfungsi mencegah abrasi dan mendukung pemulihan bantaran sungai, jelas Nashini.

ijilampung.com
TIM 10 Komunikasi Peduli Sungai (KPS) Way Seputih

“Dua jenis pohon Banbu dan Aren yang memiliki fungsi ganda baik sebagai sebagai penahan abrasi diwilayah sempadan sungai dan dapat memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitar” urainya.

Pohon Aren kedepannya untuk mempersiapkan bahan produksi pembuatan gula aren seperti halnya yang sudah dilakukan masyarakat Kampung Konservasi Pekandangan saat ini.

Lalu pohon Bambu dengan jenis yang kita ambil adalah jenis bamboo rebung selain memiliki daya tahan yang kuat untuk menahan abrasi juga rebungnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, sehingga bisa menjadi penghasilan tambahan sendiri untuk masyarakat,ujar Nasihin.

Ia menambahkan bukan menanam pohon, TIM 10 KPS Way Seputih dalam aksi nyatanya juga melakukan pembinaan kepada masyarakat tentang pengelolaan produk gula aren sebagai produk lokal unggulan Kampung Konservasi Pekandangan.

Kami juga telah membuat Daerah Perlindungan Sungai (DPS) atau Sungai Larangan Way Seputih dengan menaburi bibit Ikan sebanyak 80.000 bibit, lebih dari 5 jenis yaitu Nila, Lele, Tawes, Nilem, dan Jelawat asli ikan dari Sulawesi, tambahnya.

Alhamdulilah kami mendapat dukungan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lampung Tengah serta, sumbangan warga sekitar untuk pengadaan bibit ikan.

“Kita sebagai manusia hidup berdampingan dengan alam dan bahwa alam merupakan bagian dari identitas manusia, untuk itu kami mengajak kepada masyarakat mari secara bersama melakukan aksi nyata dalam melestarikan alam dan ingkungan. Sudah saatnya kita satu kesatuan dengan alam”, tutupnya. (IL)

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 100%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu