Operasi Ganesa : Unik dan Pertama Kali di Dunia

Operasi Ganesa : Unik dan Pertama Kali di Dunia
translokasi penggiringan gajah ©Ist

BANDAR LAMPUNG (IL) --- Tiga puluh tujuh tahun yang lalu yaitu 1982, ABRI mencatat sejarah dalam melancarkan sebuah operasi yang melibatkan militer dan masyarakat.

Operasi militer yang sangat unik merupakan kegiatan pertama di dunia. Unik karena pasukan yang terlibat dalam operasi ini tidak diperkenankan menembak mati satwa langka yang dihalau dari kawasan pemukiman Air Sugihan Sumatera bagian selatan ke lokasi baru yang lebih aman di Lebong Hitam.

Operasi Ganesa merupakan upaya penggiringan gajah Sumatera sebanyak 242 ekor dari pemukiman transmigrasi Air Sugihan, Sumatera Selatan ke Padang Sugihan sejauh kurang lebih 50 kilometer.

Kegiatan dilaksanakan selama 46 hari, 15 november 1981 sampai 22 Desember 1982. Dan sebanyak 242 ekor gajah dapat direlokasi.

Operasi mempunyai dua tujuan pertama menyelamatkan 18.000 kepala keluarga transmigrasi dari ancaman dan gangguan kawanan gajah. Kedua upaya penyelamatan gajah Sumatera yang termasuk dalam satwa liar dilindungi sejak tahun 1931 dan memberikan tempat untuk berkembang biak.

Mengapa operasi ini dilakukan

Permasalahan timbul karena dampak lingkungan dari pembukaan hutan rawa pasang surut di Air Sugihan berdampak pada populasi gajah dalam bentuk pengurangan habitatnya, ruang gajah dalam daerah edarnya, serta sumber makanan.

Pembukaan hutan rawa pasang surut Air Sugihan ternyata dimulai dari arah pedalaman ke tepi pantai. Dampak dari pembukaan lahan terhadap populasi gajah dalam bentuk pengurangan habitatnya, ruang gajah dalam daerah edarnya, serta yang paling penting adalah potensi sumber makannanya, sama sekali tidak pernah terpikirkan.

Populasi gajah Sumatera di Air Sugihan itu sebelum digiring oleh operasi ganesa memang berada di dalam keadaan terperangkap, berada didalam hutan-hutan cadangan yang relatif sempit dan berbentuk jalur-jalur hijau.

penggirian akhir

Penggiringan gajah

Pengiringan gajah dimulai dari koridor atau jalur hutan lindung selebar 300 – 400 dan dibatasi dengan rintangan yang berbentuk pagar kayu, kawat duri dan rintangan abatis.

Pelaksanaan

Konsep dilaksanakan secara luwes, dinamis, dan terpadu, aagar gajah tidak stres. Gajah digiring melalui koridor dari jalur 12- 13-14-15-16-17-18 dan 20 melalui tiga parit ke Lebong Hitam sejauh 45 kilometer, sebelah kiri bersandar pada Air Sugiahan sebelah kanan dibuat pagar penghalang dan dari belakang digiring oleh manusia, bunyi-bungian, heli dan ledaka petasan.

Disetiap parit disiapkan tempat penyeberangan gajah dengan melandaikan parit yang lebarnya 20 meter menjadi 60 meter.

Setiap gajah yang sudah masuk sasaran tertentu dikunci agar tidak kembali ke medan yang lebih luas. Disetiap koridor disedikan makanan gajah.


Sumber: (Buku Operasi Ganesa, Zahakir Haris-1997)

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 100%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu