UMITRA Peduli : Fokus Berikan Trauma Healing Para Korban Tsunami Lamsel

UMITRA Peduli : Fokus Berikan Trauma Healing Para Korban Tsunami Lamsel
Tim UMITRA Peduli bersama anak-anak korban tsunami Lampung Selatan©Umitra

Ijilampung.com, LAMPUNG SELATAN–- Pasca bencana tsunami Lampung Selatan untuk tetap optimisme dan membangun mental para korban yang mengalami trauma dan ketakutan terlebih lansian dan anak-anak. Diperlukan pemberian trauma healing bagi para korban.

Beranjak dari itu, UMITRA Indonesia memberikan trauma healing kepada anak-anak korban tsunami di Lampung selatan diutamakan pada anak-anak dan lansia, yang biasanya mengalami trauma paling kuat, baik stres maupun depresi, Jumat (11/1/2019).

"Trauma Healing menjadi fokus bantuan kami agar anak-anak kembali ceria dan optimis menghadapi hari-hari yang dirasa sulit namun tetap semangat menata masa depan", jelas Andi Surya Ketua Yayasan Mitra Lampung.

Selain itu juga kami memberikan bantuan kepada anak-anak usia sekolah korban tsunami di tiga pos bantuan kecamatan Kalianda dan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat

Bantuan tersebut berupa peralatan sekolah dan buku tulis serta aneka makanan anak-anak.

Sementara itu, Rektor UMITRA Indonesia Armalia Reny Madrie, menyampaikan bantuan ini merupakan salah satu pengejawantahan dari trapi trauma healing.

UMITRA Peduli
Mahasiswa UMITRA Indonesia bermain bersama anak-anak korban tsunami dalam program trauma helaing

"Anak-anak merupakan bagian dari generasi masa yang akan datang, jangan sampai bencana dan musibah itu mengganggu konsentrasi belajar dan mengajar mereka," ujar Bunda Reny.

Trapi healing yang diberikan mahasiswa UMITRA Indonesia melakukan aktraktif, berupa menyanyi bersama dengan anak-anak. Di desa Rajabasa, Way Muli Induk, dan Desa Kunjir.

Ketua Organisasi Penata Rias dan Salon Kecantikan "Siger Parisa" dan salah satu tokoh masyarakat, Nur Ubay Jubaidah, yang mendampingi tim UMITRA mengatakan, trauma healing salah satu unsur yang penting untuk pasca bencana, karena unsur psikologis merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk optimistis masa depan.

"Saya fikir trauma healing penting untuk sebuah optimistisme," ujar Nur Ubay Jubaidah. (*)

Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu